Google
 

Minggu, 17 Juni 2007

3 Angka | 3 Digit numbers

100 Interlokal - sambungan
101 Internasional
102 Internasional - Indosat

Buka lanjutan teks...

Lainlain | Misc.

Pusat Informasi Nasional
385-7974

Buka lanjutan teks...

Polisi | Police

Mabes POLRI
Sentral - 798-9702
Dinas Penerangan - 721-8421
Gegana - 710-089, 871-2666

Buka lanjutan teks...

Minggu, 03 Juni 2007

Ambulans | Ambulance

RSUP. Dr. Ciptomangunkusumo - 118

Buka lanjutan teks...

Sabtu, 02 Juni 2007

Pemadam Kebakaran | Fire Department

Jakarta Pusat
3841216, 3441494

Buka lanjutan teks...

Jumat, 01 Juni 2007

Rumahsakit | Hospital

Aesthenique
Jl. Cipaku I No.5, Jakarta
T +6221 270-2525
F +6221 270-2526

Buka lanjutan teks...

Minggu, 20 Mei 2007

Rumahsakit | Hospital 2

Jl. Ab. Rahman Saleh 24 RSPAD Gatot Subroto - 344-0516, 344-1008
Jl. A Yani No 2 RS Pertamina Jaya - 421-1911
Jl. Angkasa Blok 15/1 Kemayoran Garuda Sentra Medika - 424 1000

Buka lanjutan teks...

Kamis, 17 Mei 2007

Mobil Derek | Towing Service

AA Club - 856-1024/1026

Buka lanjutan teks...

Jumat, 11 Mei 2007

Rumahsakit Bersalin

Angkasa, RSB, Jl. Budikemuliaan, No. 12 - 348-302
Berkat Djaya,RSB, Jl. Kaji, No. 19 - 361-867
Budi Kemuliaan, RSB, Jl Budi Kemuliaan, No.25 - 384-2828
Budi Rahayu, RSB, Jl. Sawo, No. 17 - 345-742
Budi Sari, RSB, Jl. Cempakasari III/10 - 417-452
Bunda, RS, Jl. Teuku Cik Ditiro No. 28 - 322-005, 314-4090, 315-1976, 315-1974, 392-8587
Bungur, RSB, Jl. Gunung Sahari III/12 - 375-130

Buka lanjutan teks...

Senin, 07 Mei 2007

SAR

Search and Rescue - 550-1111, 550-2111

Buka lanjutan teks...

Rabu, 02 Mei 2007

Posko Banjir | Flood Department

Satkorlak DKI - 382-3413
Jakarta Pusat - 3841216, 3440494
Satkorlak Pusat - 384-3066

Buka lanjutan teks...

Selasa, 17 April 2007

Apotik | Drugstore 2

Jl. Angkasa Blok 15/1 Kemayoran Apotik Medika - 424-1000
Jl. Balai Pustaka, Rawamangun Apotik Rini - 475-3126,470-2128
Jl. Biak 39 Gambir, Jakarta Pusat Apotik Roxy Biak - 631-8066

Buka lanjutan teks...

Selasa, 10 April 2007

Apotik | Drugstore

Jakarta Pusat

Apotik Medika
Jl. Angkasa Blok 15/1 Kemayoran Garuda Sentra
424-1000


Buka lanjutan teks...

Jumat, 09 Maret 2007

Jika Kobar Api di lantai dua

kebakaranSebuah kebakaran terjadi di sebuah rumah tinggal berlantai dua. Beberapa unit mobil pompa bergerak cepat menuju lokasi. Satu mobil lebih dahulu datang . Unit mobil pompa itu cuma diawaki oleh tiga orang: seorang pengemudi, seorang kepala regu dan seorang petugas pemadam  kebakaran.

Begitu tiba di lokasi, terlihat di salah satu jendela lantai dua, seorang wanita dewasa diantara kepulan asap, melongok keluar sembari histeris meminta diselamatkan bayinya. Wanita yang menggendong bayinya itu tampak kemudian berbalik masuk ke dalam ruangan karena tidak tahan kepulan asap tebal yang keluar dari jendela. Sementara di lantai pertama juga terlihat ada yang terperangkap api.
Tindakan apa yang harus diambil oleh mobil pemadam yang pertama datang ketika menghadapi kondisi seperti ini?

Pada kondisi ini, pokok perhatian utama petugas pemadam kebakaran adalah menyelamatkan yang paling terancam keselamatannya terlebih dahulu. Ketika memperoleh informasi terdapat lebih dari satu orang korban, maka korban yang secara langsung berada di atas titik api harus mendapat perhartian segera.

Penyelamatan boleh melewatkan satu atau beberapa lantai dan langsung menju lantai teratas karena di sinilah asap dan panas akan terkumpul dan meningkat paling cepat. Orang-orang yang berada di bawah api biasanya adalah prioritas terakhir. Urutan ini dapat bervariasi sesuai kondisi di lapangan. Untuk seseorang yang memiliki tingkat kepanikan tinggi dan cenderung untuk melompat perlu segera dikeluarkan dari lokasi kebakaran.

Untuk contoh kasus diatas, yang dilakukan petugas yang datang pertama adalah secara cepat menggunakan tangga portabel yang tersedia di mobil pompa untuk mencapai langsung pada korban. Mengeluarkan seorang korban melalui tangga poratabel adalah pekerjaan yang sulit. Setidaknya ini membutuhkan seorang personel di tangga dan seorang lagi di dalam ruangan yang akan menyelamatkan si bayi. Saat mencoba untuk mencapai korban lewat ruangan yang dikobari si jago merah, selang selalu harus digelar.

Keputusan (dan ketenangan) yang diambil oleh seorang petugas akan berpengaruh terhadap kebakaran yang terjadi apakah menjadi lebih besar (tingkat yang lebih berbahaya) atau kebakaran mengecil. Ketika tidak cukup tersedia petugas, penyelamatan harus didahulukan [SKA].

Minggu, 18 Februari 2007

Taxi

4848 381 4488
Avis Rent A Car 314 2900
Blue Bird 798 9000, 794 1234
798 1001

Buka lanjutan teks...

Jumat, 09 Februari 2007

Adakah Emergency Plan di Kantor Anda?

emergency Ketika sebuah suratkabar nasional tidak mampu terbit; ketika telepon, internet, listrik, transportasi dan berbagai kebutuhan primer bisa terputus lebih dari delapan jam; ini salah satu indikasi diabaikannya emergency plan oleh pemerintah DKI, bahkan juga oleh berbagai perusahaan modern yang bertaraf internasional.

Tak seorang pun mengharap terjadinya bencana —apalagi terjadi pada keluarga, teman, maupun pada usaha dan bisnisnya. Namun bencana dapat terjadi pada siapa saja, kapan saja, di mana saja. Anda dan seluruh karyawan kantor tiap saat bisa saja harus menyelamatkan diri pada saat-saat yang tak terduga. Pemerintah pun tak bisa menangani semuanya dalam waktu dan kondisi yang amat terbatas.

Ancaman bencana bagi kantor, klien, pelanggan, juga publik di lingkungan Anda bisa berupa: kebakaran, banjir, gempa bumi, ledakan, gas, dll. Jarang sekali orang mampu berfikir jernih dan logis dalam suatu krisis. Karena itu langkah-langkahnya perlu dirinci jauh-jauh hari sebelumnya�.

Jika potensi bencana sudah teridentifikasi, perlu diperkirakan pengaruhnya terhadap karyawan, bagaimana respond manajemen. Skenario terburuk perlu dibrainstorm. Apa saja yang harus dilakukan.

Emergency Action Plan di kantor perlu disusun bersama, didesain sesuai dengan lingkungan kantor dan potensi bencananya. Minimal mencakup cara-cara melaporkan bencana; prosedur evakuasi; denah lantai; peta lingkungan; area pengungsian. Jangan lupa daftar nama, jabatan, departemen, telepon masing-masing di dalam dan di luar kantor guna penyampaian info dadakan mengenai tugas dan tanggungjawabnya.

Perlu dirinci prosedur bagi mereka yang sebelum evakuasi bertugas mematikan mesin, mengoperasikan alat pemadam api, atau melakukan hal-hal lain yang tidak terlaksana secara otomatis ketika alarm berbunyi; tentukan siapa yang bertugas sebagai penyelamat dan tenaga medis. Pertimbangkan cara menyiapkan tempat pengungsian serta sistem absensi setelah evakuasi.

Perhatikan juga sistem alarm; bagaimana mengembangkan kebijakan dan prosedur evakuasi; apa saja yang mengkondisikan hingga langkah evakuasi harus diambil; apa saja peran koordinator dan satgas evakuasi; bagaimana menentukan rute dan pintu-pintu keluar; bagaimana rancangan operasi penyelamatan; tenaga medis seperti apa yang dibutuhkan.

Peran yang harus dijalani karyawan dalam emergency action plan perlu ditentukan; jenis pelatihan apa; seberapa sering harus dilakukan. Peralatan apa saja yang dibutuhkan; bagaimana menentukan dan memilihnya; dengan siapa harus berkoordinasi dalam penyusunan draft emergency action plan dan sebagainya.
Konsultan terbaik adalah Palang Merah Indonesia dan Search and Rescue (SAR), teleponnya ada di halaman sebelah. Jika belum cukup, mengapa tidak mengadopsi berbagai emergency action plan yang sudah teruji dan bertebaran gratis di situs-situs palang merah mancanegara?

Rabu, 17 Januari 2007

Jakarta banjir: Alam dan manusianya


Jakarta sangat sensitif terhadap banjir. Di utara merupakan pantai landai dan dataran rendah, di selatan daerah perbukitan dan pegunungan. Dari sekitar 650 km2 luas Jakarta, 240 km2 merupakan dataran banjir dengan ketinggian 1 meter di bawah permukaan pasang air laut.
Ada tiga belas sungai yang malang melintang, mengalir dari daerah ketinggian Jakarta dan Jawa Barat menuju Teluk Jakarta. Curah hujan di Jakarta pun termasuk tinggi, 2.000-4.000 mm/tahun, bahkan pada 1996 tercatat sampai 231 mm/hari.

Buka lanjutan teks...

Selasa, 16 Januari 2007

Banjir Jakarta Punya Siklus Lima Tahunan?

Ketika BMG berulang kali menyatakan bahwa banjir tidak mempunyai siklus lima tahunan, para pejabat dan media tetap saja mengumbar istilah itu. Coba kita tengok faktanya:

Buka lanjutan teks...

Senin, 15 Januari 2007

Pengendalian banjir Jakarta, dulu dan kini


Pengendalian banjir mulai hadir di Jakarta agaknya sejak 1500 tahun lalu. Ada satu catatan. Prasasti Tugu mengabarkannya kira-kira begini :
Beberapa waktu lalu kanal Candrabhaga digali oleh Yang Mulia Raja Purnawarman yang memiliki lengan berotot kencang dan kuat agar air –yang masuk ke istana kerajaan yang termasyhur– bisa mengalir ke laut.
Sekarang, di tahun ke duapuluhdua pemerintahan, Yang Mulia Raja Purnawarman, dengan kepandaian dan kebijaksanaannya, sang pemimpin para raja, memerintahkan pembuatan kanal yang indah dan bersih airnya, dinamakan Gomati. Kanal yang mengalir melalui tengah-tengah kompleks istana resi kakek-nda Purnawarman.
Pekerjaan dimulai di hari baik, hari ke delapan bulan purnama bulan Phalguna dan diselesaikan di hari ke 13 bulan purnama Caitra, hanya 21, panjang galian adalah 6.122 busur. Acara selamatan dilaksanakan bersama para resi dengan persembahan 1.000 ekor sapi. (sumber: www.londoh.com).

Buka lanjutan teks...

Pemprov DKI Siap Siaga

Tampaknya Pemerintah Provinsi DKI sudah siap menghadapi banjir seburuk 2002 lalu. Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta menjamin banjir akan dapat diatasi bila semua pompa dan saluran air dapat berfungsi. Situasi terburuk —yaitu terjadinya hujan lokal; luapan air sungai dari Jawa Barat; dan air laut pasang dalam saat bersamaan, akan dapat ditangani.

Buka lanjutan teks...

Senin, 01 Januari 2007

Hasil pencarian

Buka lanjutan teks...